Monday, 23 December 2013

Luis Suarez, he is not walking alone.

Luis Alberto Suarez Diaz. Striker uruguay kelahiran 24 Agustus 1987 yang baru saja memperpanjang kontraknya di Liverpool ini adalah Striker yang penuh dengan catatan kontroversi. Ia menjadi pesakitan bagi Ghana di Piala Dunia 2010 ketika menahan bola sepakan pemain Ghana di bawah mistar gawang. Ketika bermain di Ajax Amsterdam, ia menggigit telinga pemain lawan yang berbuah hukuman larangan pertandingan. Liverpool menjadi pelabuhan selanjutnya dalam karirnya di sepakbola. Kontroversinya masih berlanjut, isu rasisme, aksi diving sampai mengigit lengan Ivanovic saat pertandingan melawan Chelsea adlah kejadian-kejadian yang membuat media Inggris seakan selalu memiliki bahan untuk dijadikan headline mereka.
Luis Suarez
Sempat meminta untuk dijual, Suarez akhirnya memilih bertahan di Liverpool. Tim Merseyside merah berhasil meyakinkan bahwa di Liverpool-lah tempat yang cocok baginya. Keluarganya pun merasa betah tinggal di Liverpool. Suarez baru bermain di pekan ke 6 Liga Inggris musim ini akibat hukuman FA atas tindakan tidak profesionalnya ketika laga melawan Chelsea musim lalu yang berakhir 2-2. Saat itu Suarez tampak frustasi karena gagal menjebol pertahanan Chelsea, ditambah ia melakukan handsball yang mengakibatkan tendangan pinalti bagi Chelsea. Namun siapa sangka, mengawali musim dengan absen di 5 laga awal, Suarez kini bercokol di peringkat pertama sebagai pencetak gol terbanyak di Liga inggris dengan torehan 19 gol, tanpa pinalti.

Brendan Rodgers bersama Ian Ayre, bergerak cepat untuk memagari Suarez agar tidak diganggu oleh spekulasi isu transfer di bulan Januari tahun depan. Suarez menerima tawaran perpanjangan kontrak yang konon berdurasi hingga 2018, dan kenaikan gaji pada awal musim depan yang dikabarkan menjadi gaji termahal sepanajnag sejarah Liverpool. Ini artinya, ia akan mendapat bayaran lebih tinggi dari sang legenda Steven Gerrard.

Dengan adanya kesepakatan baru ini memang tdiak menutup ekmungkinan bahwa Suarez akan hijrah di akhir musim nanti. Spekulais akan tetap berhembus. Klub kaya raya Real Madrid tentu akan siap membobol brangkasnya lagi untuk mendapatkan Suarez. Tapi melihat gajinya yang konon melebihi 180.000 pundsterling per pekan, sepertinya Real Madrid akan berfikir 2 kali untuk mendatangkan Suarez. Apakah Arsenal masih berharap mampu membeli Suarez? mari kita tanyakan Arsene Wenger saja.

Suarez adalah tipikal striker predator yang tidak mengenal lelah. 23 gol di Liga Inggris musim lalu adalah bukti nyata. Ia hanya tertinggal 3 gol dari Robin Van Persie yang menjadi Top skor musim lalu. Kini, ia baru bermain 12 pekan, ia saudah menghasilkan 19 gol tanpa satupun ia buat dari titik putih. Fans Liverpool yang pada akhir musim lalu sudah pasrah akan penjualan dirinya, akan sangat bersyukur Suarez saat ini masih berbaju merah Merseyside.

Tanyakan saja kepada fans Liverpool saat ini, satu-satunya pemain yang tidak diharapkan cedera adalah Luis Suarez. Sejauh ini, Liverpool ditinggal oleh beberapa pemain pilar seperti Jose Enrique, Daniel Sturridge dan Steven Gerrard. Namun, ketidak hadiran 3 pemain itu mampu ditutupi oleh pemain pelapis yang berhasil mebuktikan bahawa mereka juga layak menjadi starter; Joe Allen, Jon Flanagan dan Raheem Sterling. Ketika Luis Suarez belum bermain karena masih menjalani hukuman, Liverpool mengawali musim ini dengan catatan 3 keemenangan, satu imbang dan satu kekalahan. Produktivitas Liverpool saat itu pun tidak terbilang bagus. 3 pertandingan awal hanya menang 1-0. Menghadapai Swansea di kandanganya dengan skor 2-2, dan dikalahkan oleh Soton 1-0. Comebacknya Suarez terjadi ketika Liverpool bertandang ke kandang rival abadi di Old Trafford dalam laga Capital One Cup yang berkesudahan kekalahan bagi Liverpool. Namun, pada laga itu Liverpool sebenarnya tidak bermain jelek, justru terlihat sangta dinamis dengan kehadiran Suarez. Laga melawan Crystal Palace menjadi awal kembali mengucurnya keran gol Suarez untuk Liverpool, bersama Daniel Sturridge, ia terlihat trengginas. Label SAS disematkan kepada duet striker ini. Sayang, Sturridge harus menepi setelah laga melawan Everton akibat buntut dari cedera yang ia dapatkan saat kualifikasi piala dunia 2014.

Ketika Sturridge dikabarkan akan absen hingga akhir tahun, tidak sedikti fans Liverpool yang mulai khawatir akan inkonsistensi Liverpool. Tapi Suarez berhasil meyakinkan fans bahwa Liverpool akan tetap berada pada jalur kemenangan. Sejak Suarez kembali, Liverpool menjalani 12 pertandingan dengan raihan 8 kemenangan, 2 kali imbang dan 2 kali kalah. Fans kembali dibuat khawatir ketika sang kapten, Steven Gerarrad dinyatakan harus menepi hingga 6 pekan, ini artinya Liverpool akan menjalani jadwal padat akhir tahun tanpa kehadiran sang kapten. Namun, Suarez kembali membuktikan bahwa Liverpool akan tetap kompetitif meskipun tanpa Steven Gerrard. 2 kemenangan besar Liverpool diraih ketika Gerrard tidak bermain, dan ketika melumat West Ham 4-1, 2 gol Suarez tercipta ketika Gerrard sudah ditarik keluar. Laga melawan Tottenham Hotspurs adalah pembuktian awal dari konsistensi Liverpool. Kemenangan 5-0 di White Hart Lane adalah hasil yang tdiak diprediksi sebelumnya oleh pundit manapun di dunia ini. Impresifnya Liverpool sejauh ini menjadikan banyak pundit mulai memperhitungkan Liverpool dalam persaingan gelar juara liga inggris musim ini.

Saya sendiri sebagai fans Liverpool mencoba bersikap tidak jumawa dengan raihan Liverpool saat ini. Target awal Brendan Rodgers adalah membawa Liverpool kembali ke Big Four, alias zona Liga Champions yang juga diyakini sebagai kunci terakhir untuk menahan Luis Suarez agar tidak merengek lagi untuk dijual. Seperti yang Suarez katakan, kita tidak perlu memikirkan perburuan gelar juara sebelum 2 laga pamungkas di bulan desember melawan Manchester City dan Chelsea di kandang mereka diyakini menjadi acuan kemana arah Liverpool akan mengakhiri musim ini. Ketidak hadiran Gerrard yang awalnya menjadi kekhawatiran publik Anfield sepertinya sudah mulai hilang. Jordan Henderson berkembang sangat baik, bermain apik dibelakang Suarez. Raheem Sterling mulai rajin mencetak gol. Oh, duet SAS sekarang mungkin patrut disematkan pada Suarez-Sterling?. Coutinho melakukan tugasnya seperti biasanya. Mini double pivot Liverpool Lucas-Allen, merujuk pada postur tubuhnya yang kecil, lini pertahanan yang cukup padu dipimpin Skrtel, dan ciamiknya Simon Mignolet dibawah mistar gawang adalah bukti bahwa ini buakn Suarez FC. Suarez not walk alone. 2 laga tandang di penghujung tahun benar-benar akan menjadi jawaban, apakah Liverpool menjadi pesaing kuat dalam perebutan gelar liga inggris musim ini atau Liverpool hanya harus menuntaskan target awla musim, yaitu finish di 4 besar. Keep calm, Liverpool. You'll never walk alone.

0 komentar: