Thursday, 13 October 2011

Who Is The Real Red in England ?

Success has many fathers

Sejarah memang menuliskan bahwa Liverpool menguasai titel King of England selama 18 tahun, sejak 1990, dan sejak itu United terus mengejar gelar juara yang sudah dicapai oleh Liverpool, hingga akhirnya musim lalu, united berhasil meraih gelar ke 19 di Liga Inggris, namun kubu Liverpool tetap memiliki kebanggaan, karena mereka selain mengoleksi 18 Gelar Juara Liga Inggris, Liverpool sudah memenangi 5 gelar Liga Champions, sedangkan United baru 3, padahal dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, mereka lolos ke Final Liga Champions sebanyak 4 kali, dari 3 kali Final tersebut, United hanya bisa meraih Trofi saat melawan Chelsea di Luzniki musim 2007-2008 silam, itupun setelah melewati adu pinalty, dimana Terry terpeleset, sehingga arah bola terbaca oleh Van Der Sar dan berhasil ditangkap. 2 final setelahnya, United kalah oleh Tim yang sama, yaitu Barcelona. Liverpool terakhir meraih Trofi Liga Champions adalah musim 2004-2005, saat final dihelat di Istanbul, turki, Liverpool memenangi trofi Liga Champions dengan sangat indah, berhasil mengejar defisit 3 Gol di babak kedua, memaksa AC. Milan melewati adu pinalty, dan liverpool yang berhasil menjadi Juara saat itu, musim 2006-2007 Final tersebut sempat terulang, hanya saja AC. Milan saat itu yang berhasil meraih trofi. Well, raihan trofi Liga Champions pun menjadi salah satu bumbu yang mewarnai Big Match Liverpool vs United, Kalau sekarng United merasa menjadi King of England, Liverpool masih berbangga dengan menjadi satu-satunya Klub Inggris yang tergabung dalam Badge Of honour UEFA.

Badge Of  Honour yang dimiliki oleh Liverpool
Rivalitas kedua Tim ini memang sangat klasik, sudah dimulai sejak puluhan tahun yang lalu, bumbu lain dalam setiap laga Liverpool vs United adalah sosok Howard Webb, sang pengadil yang sering memberi keuntungan kepada United saat kedua tim dipimpin olehnya, tak jarang, ketika laga sebesar ini dipimpin oleh Howrad Webb, maka fans Liverpool sudah harus siap kecewa dengan hasil akhir, dan untungnya, Laga akhir pekan nanti tidak dipimpin oleh Howard Webb, maka laga akhir pekan ini akan menjadi laga yang sangat menarik, terlepas dari jumlah gelar juara EPL yang diraih oleh Liverpool atau United, Laga akhir pekan ini akan membuktikan, siapa yang berhasil melakukan pembelanjaan terbaik saat bursa transfer musim panas kemarin, di kubu Liverpool, ada banyak nama baru yang muncul di starting XI, selain Suarez dan Carroll yang masuk sejak Januari 2011, ada Charlie Adam, Downing, Henderson, Jose Enrique, di bangku cadangan, ada Sebastian Coates, Alexander Donni dan Craig Bellamy yang kembali merumput bersama the Reds. Di kubu United, nama-nama pemain muda seperti Wellbeck, Cleverly, Young dan de Gea yang sudah mengisi starting XI musim ini.
Steven Gerrard, Captain Fantastic
Gerrard dan Vidic. Kembalinya dua kapten. Steven Gerrard mengalami cedera pasca bigmatch Liverpool vs United maret silam, ia sudah pulih sejak bulan lalu, namun belum pernah menjadi starter saat liverpool bermain, dan bisa jadi Kenny Dalglish akan memasang Steven Gerrard sebagai starter akhir pekan nanti, tentu ini akan menjadi tambahan semangat bagi Anfield Gank, Gerrard adalah kapten sejati di Liverpool, loyalitasnya sudah tidak diragukan lagi, ia sudah menjadi Legenda di Liverpool, dan sudah disejajarkan dengan Kenny Dalglish, he is Captain Fantastic. Itulah label yang tersemat padanya. Begitu juga di kubu United, kembalinya sang Kapten Nemanja Vidic akan menjadi suntikan kekuatan di lini belakang, absennya Vidic di beberapa laga sebelum ini menjadi titik lemah pertahanan United, siapa sangka FC Basel bisa menahan United 3-3 di Old Trafford, padahal United sudah unggul 2-0 di babak pertama?, Fergie tentu sangat mengkhawatirkan lini belakang United dengan absennya Vidic, bahkan Norwich City berhasil membobol lini pertahanan United saat laga EPL, walaupun akhirnya United yang memenangkan laga tersebut, namun lini pertahanan United dinilai lemah, karena klub sekelas Norwich City berkali-kali mendapat peluang. Kehadirn Vidic dipastikan akan menambah kekuatan di lini belakang United yang masih beradaptasi dengan kiper baru mereka, De Gea.
Aksi Suarez maret silam saat Liverpool mengalahkan United 3-1 di Anfield

Suarez dan Rooney. Liverpool memiliki sebuah amunisi yang harus diwaspadai oleh United, dialah Suarez. Tentu kita masih ingat, laga Liverpool vs United maret silam, dimana United harus menelan kekalahan 3-1 di Anfield berkat 3 gol Dirk Kuyt, tapi bintang dalam laga saat itu adalah Luiz Suarez, striker yang dibeli dari Ajax Amsterdam januari 2011 silam berhasil memporak-porandakan pertahanan United saat itu. Suarez bahkan sudah membuat Liverpudlian melupakan kesedihan atas kepindahan Toress ke Chelsea pada transfer window yang sama saat kedatangan Suarez ke Liverpool. United memiliki Rooney yang sangat lincah, walupun memiliki tubuh yang gemuk. Striker Inggris ini cukup produktif di awal musim 2011-2012, namun kasus yang menimpa ayahnya sedikit mempengaruhi gaya bermainnya saat laga Internasional, ia mendapat kartu merah saat kualifikasi euro 2012, dan Inggris ditahan 2-2 oleh montenegro, ini menjadi Pekerjaan rumah bagi Ferguson, apakah akan tetap memasang Rooney sebagai tandem Chicarito atau justru memasang Berbatov yang musim lalu mencetak Hattrick saat United menjamu Liverpool di Old Trafford. Ferguson masih memiliki Owen dan macheda. Namun, memasang Owen juga sedikit beresiko, karena Owen sudah dianggap pengkhianat oleh kubu Anfield. Kita akan melihat keberanian Ferguson, siapa diantara Striker-striker yang ada di bangku cadangan ini yang akan dipasang jika ia tidak berani memainkan Rooney.

Keuntungan yang dimiliki oleh Liverpool lainnya adalah, bahwa United terakhir kali meraih 3 poin di Anfield adalah tahun 2007, dengan skor 0-1, setelahnya berturut-turut kalah 2-1 pada 2008, 2-1 pada 2009 dan 3-1 pada 2011 tahun lalu.

Pelatih-pelatih Legendaris di Kubu Liverpool
Well, laga Liverpool vs United memang bukan hanya sebuah laga yang mempertaruhkan "Who is The Real Red in England", tapi juga menjadi motivasi besar bagi kedua Tim, bahkan laga ini bisa menjadi kunci, siapa yang akan menjadi Juara Liga Inggris musim ini, bukan bermaksud melupakan Man. City dalam perebutan Juara, tapi City masih harus beradaptasi dengan Liga Champions. Momentum bulan Oktober-November ini akan dimanfaatkan oleh Liverpool, dimana Liverpool tidak disibukkan dengan laga-laga Eropa seperti United, City dan Chelsea. Momentum seperti ini akan terulang pada medio Februari dan Maret, dalam dua momentum tersebut, Liverpool akan menghadapi United, City dan Hotspur, tentu bagi Liverpool ini adalah kesempatan untuk meraih poin sehingga tetap menjaga peluang untuk meraih gelar juara musim ini. Kemenangan atas United akhir pekan ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi Liverpool, jika menang, maka gelar EPL musim ini masih realistis bagi The Reds, namun jika kalah, maka target realistis Liverpool adalah finish 4 besar di akhir musim ini. Jika United yang menang, tentu juga akan menambah motivasi bagi anak asuhan Ferguson dalam mengarungi sisa musim EPL 2011-2012 kali ini, kemenangan atas Liverpool bisa disetarakan kemenangan dalam sebuah Final Liga Champions bagi United. Kita lihat saja, Who is The Real Red in England, Liverpool or United.

0 komentar: