Sunday, 30 October 2011

Persamaan Indonesia dengan bulan Dzulqo'dah

Indonesia merupakan sebuah negara yang secara geografis terletak diantara dua samudera dan dua benua, Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, Benua Asia dan Benua Australia. Pulau-pulau di Indonesia disebut sebagai Dwi Pantara, yaitu kepulauan yang letaknya diantara dua benua dan dua samudera. Letak geografis Indonesia disebut Strategis, namun juga berbahaya. Strategis karena Indonesia adalah perlintasan dua angin muson, sehingga tercipta keseimbangan hawa. Berbahaya, karena apabila arah kedua angin muson itu bertengkar, maka Indonesia menjadi arena pertempuran.

Istilah lain Indonesia adalah, Dwi Panga, toto tentrem, karto raharjo, repihan surga dan banyak lagi istilah-istilah yang bisa menggambarkan keadaan Indonesia secara Geografis. Letak geografis Indonesia yang berada diantara dua benua dan dua samudera adalah keputusan yang Istimewa dari Sang Maha Rahman da Rahiim. Coba kita lihat peta Indonesia, kemudian kita tarik garis silang antara dua samudera dan dua benua tersebut diatas. Maka akan kita dapati Indonesia terletak ditengah garis silang tersebut. Istimewa!!!!

Indonesia adalah serpihan surga, dengan kekayaan alam yang melimpah.

Dalam Al-Qur'an ada sebutan sebuah kaum yang diberi gelar "Umatan Wasathan", umat yang berada ditengah-tengah, istilah ini selalu ditafsirkan sebagai umat yang moderat dan tidak berat sebelah. Jika diambil pemahaman secara Geografis, maka Bangsa Indonesia adalah Umatan Wasathan tersebut, Bansga yang tinggal di sebuah Negara yang dilintasi Garis Khatulistiwa, terletak diantara dua samudera dan dua benua. Bangsa Indonesia mampu menengahi keberagaman keyakinan : Islam, kristen, katolik, hindu, budha, konghucu, kebatinan, kejawen dan lain sebagainya. Tapi semua damai. Menurut saya, terorisme yang terjadi di Indonesia adalah ulah sekelompok orang yang tidak ingin terciptanya kedamaian di Indonesia. Karena hanya Bangsa Indonesia yang mampu menjadi pelopor perdamaian Dunia. Tindakan dan ajaran radikal tidak akan tumbuh subur di Indonesia, karena peradaban yang tercipta di Nusantara ini sudah mencapai pada puncaknya jauh sebelum Nabi Muhammad SAW ditus berdakwah di tanah arab. Keseimbangan khatulistiwa dan apitan dua benua dan dua samudera tidak akan mudah dikalahkan bahkan tidak bisa dikalahkan oleh riak-riak gerakan ekstrim dan radikal di Indonesia.

Mari kita padukan letak Geografis Indonesia di Bumi dan Letak Geografis Bulan Dzulqo'dah dalam kalender Hijriyah. Bulan Dzulqo'dah merupakan salah satu dari 4 bulan dimana pada bulan-bulan tersebut orang arab (dahulu) dilarang berperang, membunuh, merampok atau melakukan pertumpahan darah. Kedudukan 4 bulan haram tersebut dijelaskan dalam surat At-Taubah ayat 109. Dalam budaya Indonesia, bulan Dzulqo'dah disebut sebagai bulan yang terhimpit. Terhimpit diantara dua hari raya. Idul Fitri dan Idul Adha. Keistimewaan bulan Dzulqo'dah ini sama dengan keistimewaan letak Indonesia secara Geografis, diapit dua Samudera dan dua Benua. Adakah Negeri yang letak Geografisnya sama dengan letak Indonesia?. Adakah bulan selain bulan Dzulqo'dah yang terhimpit dua hari raya?. Dalam taradisi Jawa, bulan Dzulqo'dah dikenal juga sebagai bulan selo (jeda). Pesta pernikahan atau proses pernikahan sangat jarang dilakukan dibulan Dzulqo'dah, walaupun tetap ada yang melaksanakan pada bulan tersebut, contohnya adalah Pernikahan GKR Bendara dan KPH Yudhanegara yang dilaksanakan oleh Kesultanan Nyayogyakarto Hadiningrat beberapa waktu yang lalu.

Maka tidak salah banyak yang menyebut bahwa Indonesia adalah serpihan surga, kekayaan alam yang melimpah, bahkan berkali-kali dieksploitasi oleh bangsa asing, seakan-akan tidak habis-habisnya keayaan alam yang ada di Indonesia.

Wallahu a'lam bishowab...

Monday, 24 October 2011

Race in Peace, Simoncelli.....

Marco Simoncelli - 1987-2011

Dunia olahraga, khususnya MotoGP berduka. Grand Prix seri Sepang yang dihelat pada hari ahad, 23 Oktober 2011 awalnya berjalan sesuai rencana, seperti biasa, kelas 125 cc dan Moto 2 mengawali balapan sebelum kelas primer Moto GP. Tidak ada yang aneh dari race-race sebelumnya, semua sudah melaui kualifikasi di ahri sebelumnya dan sudah mendapatkan posisi start sesuai dengan catatan tercepat pada sesi kualifikasi.

Adalah Marco Simoncelli, seorang rider muda dari Italia, pembalap yang digadang-gadang menjadi The Next Valentino Rossi, saat melaju di tikungan ke 11 lap ke 2, ia tidak bisa  mengendalikan laju motornya, tunggangannya selip, jika dilihat di video rekamannya, ia tampak gagal mengendalikan sisi depan motornya, sehinggga saat ia melakukan manuver membelok di tikungan, posisinya terlalu miring, dan akhirnya terpeleset. Nahas, begitu ia terpeleset, ia tergelincir ke sisi kanan trek, dari belakang 2 rider dengan kecepatan tinggi tidak bisa menghindari tubuh dan motor Simoncelli, mereka adalah Wolin Edwards dan Valentino Rossi. Crash tidak bisa dihindari, Edwards yang pertama kali menghantam badan Simoncelli dan motornya, Rossi menyusul setelah Edwards, dalam sebuuah photo yang dilansir oleh Kompas, tampak ban depan Rossi menghantam Helm Simoncelli, disinyalir hantaman ini yang menyebabkan Helm yang digunakan Simoncelli lepas dari kepala Simoncelli. Begitu crash terjadi, Edwards tidak bisa mengendalikan motornya, ia terpelanting jatuh dan berguling-guling di rumput, Rossi, meskipun motornya rusak, karena ia juga menabrak sisi kanan motor Edwards, masih bisa mengendalikan laju kendaraannya, ia sempat melaju beberapa puluh meter di atas rumput, kemudian kembali ke trek sirkuit. Tubuh Simoncelli tidak bergerak diatas trek, Edwards masih sempat berdiri, Red Flag dikibarkan. Dari video rekaman tersebut, posisi Edwards dan Rossi memang sudah tidak mungkin menghindari tergelincirnya Simoncelli, akhirnya crash terjadi. Semua fihak menyadari, bahwa ini murni kecelakaan, siapapun pembalapnya, tidak akan mampu menghindari tubuh dan motor Simoncelli saat tergelincir diatas trek.


Sejarah menuliskan, Simoncelli memang pembalap berbakat, diusianya yang masih sangat muda, ia sudah membalap di Moto GP. Sirkuit Sepang seakan menjadi Sirkuit yang banyak meninggalkan kenangan tersendiri bagi Simoncelli, tahun 2008 ia memastikan gelar Juara Dunia kelas 250cc di Sirkuit Sepang, tahun 2010 yang lalu, ia melakukan debut Race Moto GP di Sirkuit Sepang, dan 2011 ia mengalami kecelakaan horor di Sirkuit yang sama, Sepang. Kecelakaan horor terakhir di dunia balap motor terjadi tahun lalu, di kelas 250cc, Shoya Tomizawa, pembalap muda dari Jepang jatuh, dan ditabrak dua motor sekaligus dibelakangnya. 2003, Daijiro Kato mengalami kecelakaan individu di Sirkuit Suzuka Jepang.
Sirkuit Sepang seakan menjadi Sirkuit yang banyak meninggalkan kenangan tersendiri bagi Simoncelli, tahun 2008 ia memastikan gelar Juara Dunia kelas 250cc di Sirkuit Sepang, tahun 2010 yang lalu, ia melakukan debut Race Moto GP di Sirkuit Sepang, dan 2011 ia mengalami kecelakaan horor di Sirkuit yang sama, Sepang.

Dalam karir balapnya, Simoncelli memang terkenal dengan gaya balapnya yang sangat agresif, seringkali ia membahayakan rider lain sehingga terjadi crash saat race, tentu ingatan kita masih belum lepas, ketika Simoncelli memblokir laju motor Alvaro Bautista sesaat menjelang finish di race 250 cc dua tahun lalu. Musim ini ia juga terlibat insiden dengan Dani Pedrosa, yang akhirnya mengakibatkan Dani Pedrosa mengalami patah tulang selangka dan harus absen di beberapa seri. Jorge Lorenzo juga pernah mengalami insiden crash dengan Simoncelli, meskipun akhirnya ia bisa finish, tapi ia tetap mengkritisi gaya balap Simoncelli yang terlalu agresif dan membahayakan.

Pada akhirnya, kematian adalah rahasia Allah, tinggal bagaimana dan kapan ia menghampiri kita.

Race in Peace, Super Sic.....

Friday, 21 October 2011

Oleh-oleh Maiyyahan Mocopat Syafaat 17 Oktober 2011

Seperti biasanya, Mocopat Syafaat diawali dengan tadarus al-qur’an, setelah tadarrus beberapa bulan terakhir selalu ada bintang tamu yang ikut menampilkan karya seni di Mocopat Syafaat, malam itu hadir Komuinitas Musik Sobaya yang ikut manggung.
Kiai Tohar a.k.a Gus Dob naik kepanggung bersama mas Helmi yang diminta membacakan review Kenduri Cinta dan Padhangmbulan bulan Oktober, yang pertama adalah tentang kalimah thoyyibah di surat Ibrahim ayat 24-27. Kalimah Thoyyibah itu bagaikan sebuah Pohon yang akarnya menghujam ke dalam bumi dan ujung pohonnya menjulang ke langit. Kemudian pembahasan tentang surat Al Anfal ayat 60, tafsiran Cak Fuad di Padhangmbulan tentang sebuah kata “turhibuuna”, kata tersebut mengingatkan tentang sebuah film dokumenter sekitar tahun 2008 silam, film yang berjudul “fitna”, dimana pembuat film tersebut salah menafsirkan kata “turhibuuna”, dalam film tersebut diartikan sebagai teror, padahal tafsiran sebenarnya adalah menggetarkan semangat, menggalang pertahanan, untuk menjadikan musuh Islam segan dengan Islam, bukan takut dengan Islam.
Sesi selanjutnya adalah presentasi Dr. Heinrich Melcher, Doktor ahli Biologi, asli Jerman dan sudah n terbarunya adalah penemuan obat tetes mata yang merupakan hasil pengolahan dari biji Keben yang ada di Papua, mampu mengobati berbagai macam penyakit dan kelaianan mata. Tetes mata Radix Vitae. Penelitian terhadap biji keben ini dimulai sejak tahun 2003, dan pengolahannya menggunakan teknologi Deep Freezing System yang merupakan teknologi Jerman. Uniknya, hanya biji keben yang ada di Papua yang bisa diolah menjadi tetes mata ini.
Sesi selanjutnya adalah sebuah presentasi dari teman-teman Bangbang Wetan, dimana pada bulan November diamanahi melaksanakan sebuah Event Besar Jama’ah Maiyyah Nusantara, yaitu pemberian Ijazah Maiyyah Nusantara kepada beberapa orang yang dinilai layak mendapatkan Ijazah Maiyyah. Acara ini akan dihelat di Taman Budaya Suarabaya tanggal 14 November 2011, yang juga akan dihelat Konser Kiai Kanjeng dan Kesenian Sholawat Mandar.
Ada 3 orang yang akan diberi Ijazah Maiyyah ini, yaitu Bunda Cemanna dari Mandar atas eksistensinya berdakwah melalui kesenian sholawat mandar, kemudian ada Cak Kartolo atas eksistensinya dalam melestarikan seni parikan jawa, yang ketiga adalah Pak Joko Temon atas eksistensinya dalam melakukan pengabdian di bidang kesehatan.
Ada lima parameter pemberian Ijazah Maiyyah ini kepada orang-orang tersebut diatas :
Kesungguhan-Kualitas-Kesetiaan-Otensitas-Keikhlasan
Setelah beberapa nomor dimainkan oleh Kiai Kanjeng, berurutan Cak Nun, Cak Mustofa W Hasyim, Gus Candra Malik dan Gus Yusuf naik ke panggung. Seperti biasanya, Cak Nun mengajak seluruh Jama’ah Maiyyah untuk berdzikir dan bersholawat, kemudian Cak Nun mengajak seluruh jama’ah untuk membaca surat yasiin. Setelah itu, Kiai Kanjeng membawakan sebuah nomor “Duh Gusti”.
Kemudian Gus Yusuf memberikan beberapa uraian yang ia alami di tempat dakwahnya, bahwa masyarakat masih belum bisa melepaskan tradisi kejawen, seperti membakar kemenyan dan lain sebagainya. Sehingga, diperlukan dakwah yang lain untuk menjelaskan tradisi kejawen yang tidak boleh dilaksanakan. Kalau hanya sebatas membakar kemenyan, kenapa kemudian dikatakan haram? Wong Cuma mbakar kemenyan kok, kalau mbakar rumah orang baru tidak boleh, bisa dilaporkan ke polisi. Zaman sekarang, orang boros takbir, kalau zaman belanda takbir digunakan untuk membuat nyali belanda ciut, namun zaman sekarang, takbir dibunakan untuk sweeping orang makan siang di bulan ramadhan. Bahkan seorang ustadz diajak salaman kok kemudian ditanya dalilnya apa?. Apa susahnya berjabat tangan, kemudian dicium tangannya?, kok perlu dijelaskan dalilnya apa. Bagi orang desa, hal-hal seperti ini adalah hiburan bagi mereka. Tinggal bagaimana kita menjelaskannya dengan cara yang halus, bukan dengan cara yang radikal. Cak Nun menambahkan penjelasannya, bahwa batas syirik adalah pada niatnya, bukan bendanya, jangankan bakar kemenyan, bakar rambut sendiri kalau niatnya syirik, dosa. Sama halnya dengan bid’ah, bid’ah itu batasannya pada ibadah mahdhoh, kalau habis sholat kemudian salaman, itu bukan bid’ah, jangankan salaman, habis sholat terus makan juga boleh kok. Tandanya Islam itu adalah bagusnya akhlaq, bukan kuantitas ibadah. Akhlaq adalah output dan Ibadah adalah inputnya.
Kemudian Gus Candra Malik diminta Cak Nun untuk melengkapi uraian yang sudah dipaparkan, beliau menggarisbawahi bahwa Islam adalah Rahmatan lil ‘alamiin, bukan hanya lil muslimin atau lil mu’minin saja. Selama kita hanya melindungi orang Islam saja, maka kita belum Rahmatan lil ‘alamiin, Gus Candra mengaitkan dengan surat Al Ashr, bahwa dalam ayat tersebut bukan hanya orang islam yang merasa merugi, tapi seluruh manusia di dunia, bahkan Allah menyindir orang-orang yang sholat dalam ayat yang lain “fawailul lil mushollin”. Rasulullah dalam sebuah haditsnya juga menyindir orang yang berpuasa, mereka hanya mendapatkan lapar dan dahaga.  Kita seringkali shodaqoh, zakat, infaq bahkan qurban, yang muncul dalam perasaan kita adalah berkurangnya harta kita. Orang yang berangkat Haji, Allah berfirman bahwa Haji adalah bagi yang mampu, namun seharusnya orang yang melaksanakan Ibadah Haji tetap harus merasa tidak mampu. Berangkat Haji benar-benar karena terpanggil menjadi tamu allah, bukan merasa jadi tamunya Allah, akibatnya pulang Ibadah Haji tidak mau dipanggil namanya kalau tidak ada embel-embel “Haji”.  Iman itu berada di dalam hati kita, iman ibaratnya adalah fondasi diri kita. Sesuatu yang paling kuat, namun keberadaannya tersembunyi, tidak ditunjuk-tunjukkan. Berbuat baik, harus merasa bahwa seolah-olah Allah melihat kita, kita diajarkan memberi dengan tangan kanan, tangan kiri jangan samapai melihat. Menyampaikan kebenaran dan mengingatkan kesabaran. Yang benar hanyalah Allah swt, apa yang disampaikan manusia bisa saja salah, bahkan banyak salahnya. Kita harus selalu saling mengingatkan untuk sabar. Yang jadi Cak Nun harus sabar, yang jadi gus Yusuf harus sabar, yang jadi pedagang juga harus sabar. Kemudian Gus Candra Malik menjadi “penyanyi tiban”, membawakan dua buah lagu yang diciptakan olehnya “Shirotol Mustaqiim” dan “Jiwa yang tenang”.
Syair lagu “shirotol mustaqiim” Gus Candra Malik kemudian diminta oleh Cak Nun untuk dianalisis oleh Cak Mustofa W Hasyim, sang penyair “rusak-rusakan”. Menurut Cak Nun, Filsafat itu adalah tulang belulang kehidupan, dan nuansa hidup terletak dalam urat syaraf yang sifatnya sangat halus, maka jangan terlalu berlebihan dalam berfilsafat. Kenapa ubun-ubun kita dulu waktu kecil jika diraba tidak sekeras tulang yang lainnya, ini merupakan salah satu isyarat Allah. Man ‘arofa nafsahu, faqod ‘arofa robbahu. Sekarang ini diterjemahkan dengan identitas, say ini sarjana, saya ini islam, saya ini jawa dll. Itu tafsiaran kuantitas bukan kualitas. Gus Candra Malik menambahkan, kalau kita ingin mengenal Allah itu muluk, mengenal diri itulah suluk. Untuk mengenal diri sendiri, kita bisa belajar dari Polisi saat melakukan olah TKP dalam sebuah kasus. Kita bisa melakukan olah TKP dalam diri kita, setidaknya adal 3 hal, yang pertama adalah tanggal lahir kita, itu adalah bukti otentik yang pertama, kemudian adalah tempat lahir kita, dimana lahir kita, yang ketiga adalah dari mana kita lahir, kita lahir dari rahim ibu kita, maka ritual tradisi sungkeman saat kita lebaran, kita sungkem ke Ibu kita menghadap ke rahim ibu kita.
Seperti biasa, Cak Mustofa adalah “lakon utama” dalam Maiyyah Mocopat Syafaat, membawakan syair-syair “rusak”-nya yang menghibur jama’ah maiyyah hingga membuat tertawa terpingkal-pingkal.
Peribahasa yang retak makna...
Ada gula ada semut, ah itu biasa,, <<--yang tidak biasa adalah ada gula ada munyuk...
Burung dara terbang dikejar, burung puyuh sepuluh ditangan, dilepaskan <<-Goblok.. kenapa nggak dibakar aja puyuhnya, kan bisa kenyang....
Berat sama dipikul, ringan sama dilemparkan..<<-- tidak bertanggung jawab
Apa beda tahu sama tempe???, <<--kalau Tahu bisa menghasilkan tempe gembus, sedangkan tempe tidak bisa menghasilkan tahu gembus....
Berakit-rakit kehulu, berenang-renag ketepian..<<-- pekerjaan nelayan...
Jauh panggang dari api...<<-- Ayam bakarnya kapan matangnya???
Tong kosong nyaring bunyinya <<-- karena memukul Tong-nya keras sekali...
Setali tiga uang, sejuta tinggal hutang, setrilyun tinggal korupsi <<-- Brengsek!!!
Habis manis sepah dibuang <<-- kalau sepahnya ditelan juga, selain rakus, malah menyebabkan keselek....
 
Setelah Cak Mustofa, Kiai Kanjeng menampilkan sebuah nomor hasil aransemen mas Ari Blothong, violis Kiai Kanjeng yang diaransemen untuk thesis S2 beliau, “Ajar, Ajur, Ajer”.
Maiyyah malam itu ditutup dengan ‘indal qiyam yang diiringi “shohibu baiti”.

Sunday, 16 October 2011

Bagaikan audisi pencarian bakat

Memasuki pertengahan perjalanan pemerintahan periode kedua, SBY melakukan reshuffle kabinet.

Namun, yang lebih banyak justru pemilihan calon wakil menteri, bahkan sudah 13 calon wakil menteri yang sudah dipanggil.

Jadi judul yang paling tepat untuk drama reshuffle ini apa? Menteri yang ditukar, Cikeas mencari bakat atau Cikeas Idol?

Untung tidak muncul isu pemangilan calon wakil Ibu Negara... heuheuheuheuheu....

Bravo Reshuffle.... Mending shuffle lagu di iPod aja... :D

Thursday, 13 October 2011

Who Is The Real Red in England ?

Success has many fathers

Sejarah memang menuliskan bahwa Liverpool menguasai titel King of England selama 18 tahun, sejak 1990, dan sejak itu United terus mengejar gelar juara yang sudah dicapai oleh Liverpool, hingga akhirnya musim lalu, united berhasil meraih gelar ke 19 di Liga Inggris, namun kubu Liverpool tetap memiliki kebanggaan, karena mereka selain mengoleksi 18 Gelar Juara Liga Inggris, Liverpool sudah memenangi 5 gelar Liga Champions, sedangkan United baru 3, padahal dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, mereka lolos ke Final Liga Champions sebanyak 4 kali, dari 3 kali Final tersebut, United hanya bisa meraih Trofi saat melawan Chelsea di Luzniki musim 2007-2008 silam, itupun setelah melewati adu pinalty, dimana Terry terpeleset, sehingga arah bola terbaca oleh Van Der Sar dan berhasil ditangkap. 2 final setelahnya, United kalah oleh Tim yang sama, yaitu Barcelona. Liverpool terakhir meraih Trofi Liga Champions adalah musim 2004-2005, saat final dihelat di Istanbul, turki, Liverpool memenangi trofi Liga Champions dengan sangat indah, berhasil mengejar defisit 3 Gol di babak kedua, memaksa AC. Milan melewati adu pinalty, dan liverpool yang berhasil menjadi Juara saat itu, musim 2006-2007 Final tersebut sempat terulang, hanya saja AC. Milan saat itu yang berhasil meraih trofi. Well, raihan trofi Liga Champions pun menjadi salah satu bumbu yang mewarnai Big Match Liverpool vs United, Kalau sekarng United merasa menjadi King of England, Liverpool masih berbangga dengan menjadi satu-satunya Klub Inggris yang tergabung dalam Badge Of honour UEFA.

Badge Of  Honour yang dimiliki oleh Liverpool
Rivalitas kedua Tim ini memang sangat klasik, sudah dimulai sejak puluhan tahun yang lalu, bumbu lain dalam setiap laga Liverpool vs United adalah sosok Howard Webb, sang pengadil yang sering memberi keuntungan kepada United saat kedua tim dipimpin olehnya, tak jarang, ketika laga sebesar ini dipimpin oleh Howrad Webb, maka fans Liverpool sudah harus siap kecewa dengan hasil akhir, dan untungnya, Laga akhir pekan nanti tidak dipimpin oleh Howard Webb, maka laga akhir pekan ini akan menjadi laga yang sangat menarik, terlepas dari jumlah gelar juara EPL yang diraih oleh Liverpool atau United, Laga akhir pekan ini akan membuktikan, siapa yang berhasil melakukan pembelanjaan terbaik saat bursa transfer musim panas kemarin, di kubu Liverpool, ada banyak nama baru yang muncul di starting XI, selain Suarez dan Carroll yang masuk sejak Januari 2011, ada Charlie Adam, Downing, Henderson, Jose Enrique, di bangku cadangan, ada Sebastian Coates, Alexander Donni dan Craig Bellamy yang kembali merumput bersama the Reds. Di kubu United, nama-nama pemain muda seperti Wellbeck, Cleverly, Young dan de Gea yang sudah mengisi starting XI musim ini.
Steven Gerrard, Captain Fantastic
Gerrard dan Vidic. Kembalinya dua kapten. Steven Gerrard mengalami cedera pasca bigmatch Liverpool vs United maret silam, ia sudah pulih sejak bulan lalu, namun belum pernah menjadi starter saat liverpool bermain, dan bisa jadi Kenny Dalglish akan memasang Steven Gerrard sebagai starter akhir pekan nanti, tentu ini akan menjadi tambahan semangat bagi Anfield Gank, Gerrard adalah kapten sejati di Liverpool, loyalitasnya sudah tidak diragukan lagi, ia sudah menjadi Legenda di Liverpool, dan sudah disejajarkan dengan Kenny Dalglish, he is Captain Fantastic. Itulah label yang tersemat padanya. Begitu juga di kubu United, kembalinya sang Kapten Nemanja Vidic akan menjadi suntikan kekuatan di lini belakang, absennya Vidic di beberapa laga sebelum ini menjadi titik lemah pertahanan United, siapa sangka FC Basel bisa menahan United 3-3 di Old Trafford, padahal United sudah unggul 2-0 di babak pertama?, Fergie tentu sangat mengkhawatirkan lini belakang United dengan absennya Vidic, bahkan Norwich City berhasil membobol lini pertahanan United saat laga EPL, walaupun akhirnya United yang memenangkan laga tersebut, namun lini pertahanan United dinilai lemah, karena klub sekelas Norwich City berkali-kali mendapat peluang. Kehadirn Vidic dipastikan akan menambah kekuatan di lini belakang United yang masih beradaptasi dengan kiper baru mereka, De Gea.
Aksi Suarez maret silam saat Liverpool mengalahkan United 3-1 di Anfield

Suarez dan Rooney. Liverpool memiliki sebuah amunisi yang harus diwaspadai oleh United, dialah Suarez. Tentu kita masih ingat, laga Liverpool vs United maret silam, dimana United harus menelan kekalahan 3-1 di Anfield berkat 3 gol Dirk Kuyt, tapi bintang dalam laga saat itu adalah Luiz Suarez, striker yang dibeli dari Ajax Amsterdam januari 2011 silam berhasil memporak-porandakan pertahanan United saat itu. Suarez bahkan sudah membuat Liverpudlian melupakan kesedihan atas kepindahan Toress ke Chelsea pada transfer window yang sama saat kedatangan Suarez ke Liverpool. United memiliki Rooney yang sangat lincah, walupun memiliki tubuh yang gemuk. Striker Inggris ini cukup produktif di awal musim 2011-2012, namun kasus yang menimpa ayahnya sedikit mempengaruhi gaya bermainnya saat laga Internasional, ia mendapat kartu merah saat kualifikasi euro 2012, dan Inggris ditahan 2-2 oleh montenegro, ini menjadi Pekerjaan rumah bagi Ferguson, apakah akan tetap memasang Rooney sebagai tandem Chicarito atau justru memasang Berbatov yang musim lalu mencetak Hattrick saat United menjamu Liverpool di Old Trafford. Ferguson masih memiliki Owen dan macheda. Namun, memasang Owen juga sedikit beresiko, karena Owen sudah dianggap pengkhianat oleh kubu Anfield. Kita akan melihat keberanian Ferguson, siapa diantara Striker-striker yang ada di bangku cadangan ini yang akan dipasang jika ia tidak berani memainkan Rooney.

Keuntungan yang dimiliki oleh Liverpool lainnya adalah, bahwa United terakhir kali meraih 3 poin di Anfield adalah tahun 2007, dengan skor 0-1, setelahnya berturut-turut kalah 2-1 pada 2008, 2-1 pada 2009 dan 3-1 pada 2011 tahun lalu.

Pelatih-pelatih Legendaris di Kubu Liverpool
Well, laga Liverpool vs United memang bukan hanya sebuah laga yang mempertaruhkan "Who is The Real Red in England", tapi juga menjadi motivasi besar bagi kedua Tim, bahkan laga ini bisa menjadi kunci, siapa yang akan menjadi Juara Liga Inggris musim ini, bukan bermaksud melupakan Man. City dalam perebutan Juara, tapi City masih harus beradaptasi dengan Liga Champions. Momentum bulan Oktober-November ini akan dimanfaatkan oleh Liverpool, dimana Liverpool tidak disibukkan dengan laga-laga Eropa seperti United, City dan Chelsea. Momentum seperti ini akan terulang pada medio Februari dan Maret, dalam dua momentum tersebut, Liverpool akan menghadapi United, City dan Hotspur, tentu bagi Liverpool ini adalah kesempatan untuk meraih poin sehingga tetap menjaga peluang untuk meraih gelar juara musim ini. Kemenangan atas United akhir pekan ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi Liverpool, jika menang, maka gelar EPL musim ini masih realistis bagi The Reds, namun jika kalah, maka target realistis Liverpool adalah finish 4 besar di akhir musim ini. Jika United yang menang, tentu juga akan menambah motivasi bagi anak asuhan Ferguson dalam mengarungi sisa musim EPL 2011-2012 kali ini, kemenangan atas Liverpool bisa disetarakan kemenangan dalam sebuah Final Liga Champions bagi United. Kita lihat saja, Who is The Real Red in England, Liverpool or United.

Wednesday, 12 October 2011

Oleh-oleh Maiyyahan di UGM 11 Oktober 2011

Maiyah bulan ini di Jogja diawali Konser Kiai Kanjeng di Graha Saba Pramana UGM dalam rangka Research Week yang diselenggarakan oleh UGM. Seperti biasa, waktu yang dijadwalkan pasti molor, dan yang sangat disayangkan adalah waktu durasi konser yang dibatasi oleh panitia, ini konsekuensi kalau Kiai Kanjeng di undang.

Setelah beberapa nomor-nomor baru dibawakan oleh Kiai Kanjeng, Cak Nun mengawali Maiyah tadi malam dengan komentar pasca kekalahan timnas Indonesia dari Qatar dengan skor 2-3. " Ya nggak apa-apa, gaya sepakbola kita ini kan gaya sepakbola yang penuh dengan perikemanusiaan, jadi keteraluan kalau tadi kita mengalahkan Qatar, mereka sudah datang dari jauh, negaranya lebih kecil dari Indonesia, budayanya lebih sedikit dari Indonesia, masak sepakbola juga kita kalahkan".

" Manusia yang paling mulia dihadapan Tuhan adalah dia yang berani meninggalkan kwajiban terhadap Tuhannya, kemudian ia merubah kewajiban tersebut menjadi sebuah kebutuhan". Seperti halnya zakat, puasa, sholat, kalau kita masih merasa itu sebagai sebuah kewajiban, maka derajatnya belum tinggi.

"Dengan sistem Hukum yang ada di Indonesia, dengan adanya KPK, Korupsi di Indonesia baru akan selesai diberantas dalam kurun waktu 600 tahun".
"Kehancuran Indonesia adalah diawali dari kehancuran cara berfikir para pemimpin bangsa  " Emha Ainun Nadjib


Mbak Via bersama Kiai Kanjeng menutup Konser dengan "Hati Matahari"




Tausiyah K.H. Hasan Abdullah Sahal 08-10-2011

Setelah sekian lama tidak memiliki kesempatan mendengarkan tausiyah Ust. Hasan, Alhamdulillah sabtu pekan lalu kesempatan itu akhirnya datang juga di acara Silaturrhami keluarga besar IKPM Gontor cabang Yogyakarta. Beliau merasa berhutang untuk datang ke Yogyakarta setelah sekian banyak alumni datang mengunjungi beliau ke rumah beliau di area Pondok Tahfidz Al Muqoddasah, sehingga beliau merasa harus menunaikan hutangnya untuk mengunjungi keluarga besar IKPM Yogyakarta.

Acara dimulai menjelang pukul 14.00 siang, Hymne Oh Pondokku kembali aku nyanyikan setelah sekian tahun hanya mendengarkan melalui media player notebook ideapad Y430, hari itu aku kembali menyanyikan Hymne Oh Pondokku setelah sekian tahun hanya bisa mendengarkan dari media player di Ideapad Y430-ku.  Setelah sambutan dari tuan rumah dan ketua IKPM cabang Yogyakarta, ayahanda K.H. Hasan Abdullah Sahal memberi tausiyah.

Seperti biasanya, beliau tidak merubah gaya beliau saat memberikan tausiyah, mulai dari pembukaan dan intonasi suaranya, masih sama seperti saat dulu aku mendengarkan tausiyah beliau ketika masih di Gontor beberapa tahun silam. Beliau tidak ingin, di usianya yang sudah menginjak 60 tahun, beliau masih memiliki hutang, apalagi hutang silaturrahmi.

Jika matahari terbit, maka bulan purnama sudah tidak ada manfaatnya lagi. Ust. Hasan mengawali tausiyah siang itu dengan sebuah ungkapan ringan. Cukup lama aku berfikir keras dengan ungkapan beliau tersebut, kemudian beliau melanjutkan, " Saya datang ke Jogja, kemudian disini bertemu Ust. Imam Mudjiono dan teman-teman yang lainnya, jadi saya merasa lebih kecil dari mereka, ibaratnya saya itu Bulan Purnama, tapi begitu saya sampai di Jogja ada banyak Matahari yang sudah terbit". Subhanallah, begitu rendah hatinya beliau dihadapan para yuniornya. Tetap sederhana, tidak ada yang berubah. Beliau memperlihatkan persiapan tausiyah yang akan beliau sampaikan, namun beliau kemudian kembali menyimpan lembaran kertas tesebut, karena beliau merasa dihadapan beliau sudah banyak yang lebih tahu dan faham dari apa yang akan beliau sampaikan. "Kalau pidato saya ditulis, justru saya merasa itu bukan pidato saya, terasa aneh kalau saya pidato menggunakan teks". Beliau lebih enjoy jika berbicara tanpa teks.

"Kalau kita menendang bola, tapi bola tidak masuk ke gawang, yang harus dirubah itu gaya tendangan kita atau kita rubah posisi gawangnya?, Kalau kita main basket, kita melempar bola ke ring basket, kemudian bola gagal masuk ke ring basket, yang harus kita rubah cara kita melempar bola, atau kita rubah posisi ring basketnya?". Kembali beliau mengajak para audiens berfikir atas ungkapan yang beliau sampaikan. Sebenarnya aku sudah pernah mendengarkan ungkapan tersebut, karena ungkapan tersebut juga beliau lontarkan saat acara Kenduri Cinta bulan September kemarin di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. "Yang terjadi di Indonesia adalah, ketika kita gagal memasukkan bola ke dalam gawang, tapi yang dirubah adalah posisi gawangnya, bukan gaya kita dalam menendang bola, yang terjadi sekarang adalah memonopoli sistem yang ada, kalau tidak sesuai target, maka yang dirubah adalah undang-undangnya. Tapi kita harus tetap optimis dengan Indonesia, meskipun di Indonesia sekarang ini banyak orang yang tidak baik". Awesome!!!, perumpamaan yang digunakan beliau terhadap situasi Indonesia saat ini cukup simpel, namun dalam maknanya.

"Seumur hidup saya, saya sudah menginjak 5 benua, A-Z, alif ba ta tsa kehidupan saya sudah khatam, jadi buminya Goerge Bush itu sudah saya kencingi juga", seluruh audiens langsung tertawa. "Suatu hari, saya didatangi orang yang ingin mendirikan pondok pesantren, dia menceritakan bahwa sudah ada lahan wakaf, sudah disetujui leh pejabat setempat, bahkan ikut beserta rombongan POLRES, DANDIM dan pejabat lainnya, lalu saya sampaikan kepada dia, Pak, lahan wakaf, persetujuan pejabat itu nomor 3 pak, yang paling utama dalam mendirikan pondok adalah KEMAUAN, dan kemauan itu lahir setelah adanya KETERPANGGILAN, seperti halnya ibadah kita, Sholat, Zakat, derajatnya lebih mulia jika berdasarkan atas KETERPANGGILAN dari Allah swt, jika sudah ada keterpanggilan, maka akan muncul KEMAUAN, percuma kalian zakat kalau hanya melihat orang lain telah membayar zakat, Orang kaya bersedekah itu baik, tapi lebih baik lagi Orang Miskin bersedekah, bahkan bisa jadi lebih Mulia derajatnya dihadapan Allah swt". Panca Jiwa adalah salah satu ramuan mujarab maju tidaknya sebuah pondok. Kemudian beliau menceritakan, dulu beliau pernah dinasehati oleh Ayah beliau Alm. K.H Ahmad Sahal. " Le', nek koe mengko iso mbayar zakat, ojo mung 2,5%, tapi mbayaro 10% nek iso 20%, kalau kamu bisa berzakat, maka bayarlah zakat jangan hanya 2,5%, tapi 10%, bahkan kalau bisa 10%, sehingga Allah swt merasa berhutang kepadamu". Sejenak aku berfikir, benar juga, Allah sudah menjanjikan di Al Qur'an, kalau kita beryukur, maka kenikmatan itu akan ditambahkan. Subhanllah.

Ilmu Tajarrud dan Tadarruj. "Ilmu Tajarrud adalah teori meninggalkan segala sesuatu yang berhubungan dengan duniawi, dan Tadarruj adalah proses dari suatu kegiatan yang akan berakhir pada sebuah tujuan". Ust. Hasan berpesan, janganlah langsung memaksa dan berharap, agar segera SUKSES, beliau berpesan agar kita jangan terlalu cepat berekspektasi segera sukses dan berhasil dalam menjalani sebuah proses untuk menjadi lebih baik. Kemudian aku mengkorelasikan tafsir Ihdinasshirootol Mustaqiim yang pernah juga disampaikan oleh Cak Nun di Kenduri Cinta, dalam ayat tersebut, kita hanya meminta ditunjukkan jalan yang lurus, tidak pernah kita meminta gol-nya, kita tidak pernah meminta dimana garis finishnya, nikmatilah prosesnya, kalau kita menikmati prosesnya, hasil itu akan menjadi nomor dua. Seperti yang kita pelajari di mahfudot, Man Saaro 'alaa-d-darbi wahola. Barang siapa yang berjalan pada jalannya, maka sampailah ia.

"Ashabul kahfi butuh 309 tahun untuk menuai perubahan hasil dakwah mereka atas kaumnya, Nabi Nuh a.s butuh waktu 900 tahun lebih untuk menikmati hasil dakwahnya, butuh waktu dan proses yang lama". - Kiai Hasan

"Diatas kita hanya Allah swt, bukan SBY, bukan gubernur, bukan bupati", ketika kita melakukan sesuatu, maka motivasinya jangan sampai adalah jabatan kita, tapi kita harus ingat bahwa ada Allah swt diatas kita.

Ditengah tausiyah, Ust. Hasan menyelipkan sedikit Stand Up Comedy. Beliau menunjuk sisi sebelah kiri beliau, yaitu tempat duduk alumni Pondok Gontor Putri, kemudian beliau bertanya, "Saya mau tanya, Bohong itu dosa ya?", serentak dijawab oleh audiens "Dosaaaaaaaa", kemudian beliau mengajukan sebuah pertanyaan, " Kalau didepan sebelah kanan sini ada Nikita Willy, Asmirandah, kemudian disebelah kiri ada Seorang Ustadz, kalian diberi dua pilihan, menuju nikita willy dan asmirandah untuk minta tanda tangan, atau menuju ke Ustadz untuk minta sedikit tausiyah atau cuplikan hadits, jawab dengan Jujur ya!!!??". Seluruh audiens menjadi tertawa, kemudian beliau melanjutkan, "Sebenarnya kalian yang laki-laki juga sama saja, cuma kalian lebih beruntung karena tidak saya tanya... hehehehehe".

"Dunia ini sekarang sudah Lonjong, tugas kita sekarang untuk kembali membuat Dunia ini Bulat". Kalau boleh aku tafsirkan, bahwa menurut beliau, Dunia sudah jauh dari fitrahnya, dan kita harus mengembalikan Dunia ini kepada jalurnya, jangan justru kita ikut-ikutan membuat Dunia semakin melenceng dari fitrahnya.

"Problem penetapan 1 syawwal itu adalah masalah HARGA DIRI, bukan masalah hilalnya, bukan masalah derajat batasan hilal yang menjadi aturannya, tapi HARGA DIRI, dalam satu kampung kalau kiai-nya hanya 1, maka keadaan kampung tersebut akan tentram, semua akan sepakat apa yang disampaikan oleh Kiai dalam menjalankan proses ibadah, tapi jika jumlah kiai semakin banyak, maka keadaan akan semaikn runyam, masayarakat akan dibuat bingung, ini yang diinginkan oleh kaum barat, oleh israel, karena yang paling utama yang tidak mereka inginkan dari umat Islam adalah terwujudnya Ukhuwah Islamiyah".

"Semakin kedepan, yang saya takutkan adalah Ulama yang ditinggalkan oleh ummatnya, karena Ulama sekarang banyak bergelar Ulama Aljaibiyah dengan madzhab pocketisme, yang mereka fikirkan adalah uang yang masuk kedalam kantongnya, bukan Ilmu yang harus mereka ajarkan", beliau menutup tausiyah dengan sebuah pesan, "Jangan sampai kalian menajdi kaki tangan penjajah, sekalipun dalam keadaan terjepit".

Subhanallah, aku merasa baru saja di charge oleh Ust. Hasan dengan tausiyah yang sangat membekas, sangat berkesan. Semoga di lain hari, Allah swt masih memberikan beliau kesempatan untuk dapat memberi tausiyah kepadaku lagi. Aamiin.

Tuesday, 11 October 2011

Double Verification by Google

Akhir-akhir ini kita sering menjumpai problem e-mail di hack, yang kemudian berimbas pada pembobolan akun facebook, twitter atau akun-akun di dunia maya lainnya. Ternyata, Google telah berusaha mencegah para hacker untuk menjebol sistem kemanannya, salah satu layanan yang difasilitasi oleh Google adalah Using 2-Step Verification. Sistem kerjanya seperti judul postingan saya ini, ada dua kali verifikasi saat kita login ke akun Gmail kita.



2 Steps Verivication by Google

Kalau kalian perhatikan gambar diatas, itu adalah menu ketika kita ingin mengaktifkan 2 step verivication, menu diatas dapat ditemukan di menu setting -> Personal Setting atau yang sudah menggunakan Google+ bisa dilihat di menu Account Overview. Nah, sistem kerjanya adalah ada dua kali verifikasi, saat kita pertama kali login ke akun Gmail kita, yang diminta pertama kali adalah password email, saat kita sudah menginputkan password, kemudian kita akan mendapatkan sebuah SMS dari Server Google yang berisi nomor verifikasi untuk verifikasi step 2, hal ini akan sangat membantu kita dalam menjaga akun kita dari serangan hacker usil yang ingin menjebol email kita, dan biasanya akan menjebol akun facebook atau twitter kita.

Fasilitas ini dapat kita nikmati tentunya setelah kita menginputkan nomor handphone kita, karena saat kita mendaftarkan no handphone kita ke server Google, maka dalam hitungan detik, kita akan menerima verifikasi yang pertama yang menandakan bahwa nomor handphone kita itu adalah benar-benar nomor handphone yang kita gunakan. Satu yang perlu diperhatikan, nomor verifikasi yang dikirim oleh Google saat kita mendaftarkan nomor handphone kita itu hanya bisa dipakai sekali, kemudian ketika kita sudah mengaktifkan 2 step verification ini maka pada saat login pertama ke Gmail, setelah kita menginputkan password Gmail, kita akan mendapatkan nomor verifikasi yang akan digunakan sebagai verifikasi kedua setelah kita menginputkan password kita. sekilas memang cukup ribet, namun demi keamanan akun Gmail kita, kenapa tidak?. Dan nomor verifikasi ini akan berlaku selama 30 hari jika kita login menggunakan komputer yang sama dalam jangka waktu 30 hari setelah mendapatkan nomor verifikasi tersebut, jika kita di lain hari login ke akun Gmail kita dengan komputer lain, maka server Google secara otomatis akan mengirimkan SMS yang berisi nomor verifikasi yang berbeda.

Finally, saran saya, jangan publish email kalian di akun facebook atau twitter, siapa tahu ada hacker usil yang mau menjahili akun facebook kalian.

Monday, 10 October 2011

TEDx Bandung 091011 Counting Forward - Part II

Sesi ketiga sepertinya memang disetting untuk Gong dari acara TEDx Bandung, speakers di sesi ke 3 adalah Pandji Pragiwaksono, Ridwan Kamil dan Sudjiwo Tedjo. 

Sebelum Pandji naik kepanggung, Panitia memutarkan Video Pidato Steve Jobs di Stanford University.

You can't connect the dots looking forward; you can only connect them looking backwards. I'm convinced that the only thing that kept me going was that I loved what I did. You've got to find what you love. Your time is limited, so don't waste it living someone else's life. Don't be trapped by dogma. The only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do. Stay Hungry. Stay Foolish. And I have always wished that for myself. And now, as you graduate to begin anew, I wish that for you. - Steve Jobs ( 1955-2011)

 Setelah Video Steve Jobs selesai diputar, giliran Pandji naik keatas panggung mempresentasikan "Merdeka dalam Bercanda". Kita pasti masih ingat semboyan warkop DKI dulu, "Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang". Dan sekarang baru kita bisa merasakan apa makna dari semboyan tersebut. Pandji menjelaskan kenapa dia membuat acara Provocative ProActive di Metro TV, karena menurut pandji, kebiasaan anak muda di Indonesia itu adalah nongkrong, di cafe, di mall dimanapun banyak anak muda nongkrong, tapi sayangnya tidak ada yang ngobrol tentang negara ketika mereka nongkrong, maka dari itu ia menyetting acara Provocative ProActive dengan settingan tempat nongkrong yang sederhana, bukan di cafe tapi seperti di angkringan atau warung kopi biasa, namun yang dibicarakan adalah situasi politik Indonesia. Sesuai namanya, Pandji bertujuan memprovokasi anak muda agar semakin "ngeh" membicarakan dan mendiskusikan Politik Indonesia, bahkan ia pernah didatangi fans seorang anak SMP yang merasa senang dengan acara Provocative ProActive. Karena menurut Pandji, semakin anak muda tidak mau membicarakan Politik, maka semakin senang para Politikus Indonesia, dan semakin sering mereka membohongi kita di belakang kita.

Merdeka dalam Bercanda - Pandji Pragiwaksono

Negara ini gak maju-maju? tanyakan kepada Pemuda, kemana aje loe? Pandji Pragiwaksono.

Setelah Pandji, diundanglah Bang Ridwan Kamil, seorang arsitek handal, yang sudah sangat terkenal, bahkan banyak sekali karyanya yang dipakai di luar negeri ( jadi, kata siapa anak Indonesia gk laku di Luar Negeri?). Namun kali ini beliau tidak mempresentasikan tentang arsitek, tapi tentang "Indonesia Berkebun". Kalau kalian pernah lihat iklan Google Chrome tentang Indonesia Berkebun, pasti tahu apa yang dimaksud dengan gerakan Indonesia Berkebun yang digalakkan oleh Bang Riwan Kamil ini.





Indonesia Berkebun adalah sebuah project untuk mensiasati semakin sempitnya ladang hijau di perkotaan, hingga saat ini sudah ada 16 kota yang bergabung dalam gerakan ini (kalau gk salah Jogja belum... hehehe),, jadi menurut Bang Emil, tidak hanya dalam rangka penghijauan kota, namun juga ada sisi edukasinya, saat menanam kita mengajarkan anak-anak kecil menanam, kemudian mengajak mereka merawat apa yang mereka tanam, hasilnya, sama seperti para petani, saat sudah waktunya dipanen, kita panen bersama, jadi Hiajunya Kota kita dapat, penghasilan tambahan kita juga dapat dari penjualan hasil berkebun. Amazing!!. Saat ini Bang Emil sudah memiliki sekitar 230 sepeda di rumahnya yang akan digunakan untuk project Cycle Rent di Bandung, dan project tersebut tidak ada sama sekali bantuan dari dana PEMERINTAH. Sama seperti gerakan Indonesia Berkebun, semuanya murni dana dari pribadi masing-masing yang bergabung dalam gerakan tersebut. Jangan pernah berfikir melakukan perubahan di dunia ini sendirian, karena kalian nggak akan mampu, maka lakukanlah bersama banyak orang.

The measure of betterment is not money, but happiness - Ridwan Kamil


Definisi kebahagiaan (Happy) itu bukan berdasarkan jumlah banyaknya uang yang kita miliki, tapi kalau hati kita bahagia, sekalipun kita miskin uang, suasananya akan tetap bahagia .   Ridwan Kamil

Menutup sesi ketiga, sekaligus sebagai The Gong Sepaker, Sudjiwo Tedjo memaparkan tentang Konsep Matematika dalam kehidupan. Bahwa sesungguhnya, semuanya itu berhubungan dengan matematika, bikin lagu, bikin pusisi, bikin lawakan, bikin statement, semuanya adalah hasil utak-atik yang dilakukan oleh Otak kita. Menurut Mbah Tedjo, indonesia kurang maju karena Matematikanya kurang maju, matematika itu bukan tentang kepastian tapi tentang kesepakatan. Orang yang jago dalam Seni, menurut Mbah Tedjo, seharusnya Jago dalam Matematika juga. Maka heran, ketika seorang seniman kok matematikanya nggak jago, bisa jadi gurunya salah dalam mengajarkan Matematika kepada mereka. Matematika adalah kemampuan menangkap pola dari sesuatu yang tidak memiliki pola. Keindahan puisi itu ketika seseorang membaca puisi dengan meledak-ledak, tapi keindahan matematika adalah "dingin", meskipun dingin tapi tetap indah.  Inti dari Matematika adalah mencari PERSAMAAN.

Aku akan bertanya suatu saat kepada anakku ketika ia menikah kelak, kau mencintai pasanganmu karena apa? Kalau dia bisa menjawab, itu bukan Cinta tapi itu Kalkulasi.    Sudjiwo Tedjo
Untuk melatih Logika, nggak ada yang lebih baik dari Matematika - Sudjiwo Tedjo


 Akhirnya acara selesai sekitar pukul 12.00 siang, dan seluruh peserta satu persatu meninggalkan Saung Angklung Udjang. Semoga lain kali bisa kesini lagi dalam event yang lebih dahsyat lagi. Thanks TEDx Bandung sudah memberikan ane kesempatan ikut hadir dalam event kali ini!

TEDx Bandung 091011 Counting Forward - Part I

Sebenernya ane gk tahu banyak tentang TEDx Bandung ini,, cuman tengah pekan kemarin ane dipamerin sama kakak ane (@saturdaytia) dan keponakan ane (@hilmyhilmyx) kalau mereka berdua sudah dapet undangan dari TEDx Bandung. Ane jadi penasaran, apa sich TEDx Bandung itu, akhirnya ane googling, dan pada hari kamis malam, ane nyoba ikut pendaftaran Batch III, siapa tau rejeki ane nich bisa ikutan. Setelah daftar, ane sambil berharap dapet undangannya, kamis malam ane habisin waktu hingga tengah malam ikut gowes dalam rangka Hari Ulang Tahun Jogja ke 255 dari Nol Kilometer menuju Tugu Jogja.

Jum'at malam, e-mail yang ane tunggu-tunggu akhirnya datang juga, wuihhh senengnya bro!!!, mendapat kesempatan menjadi salah satu dari 100 peserta yang terpilih mengikuti event ini.

Akhirnya, sabtu malam ane berangkat dari Jogja menggunakan Kereta Api Lodaya Malam, sampai di bandung sekitar jam 6 pagi, setelah sholat (sholat subuh ane terlambat, gara-gara kereta api bisnis yang terlambat nyampe di stasiun Bandung... :-( ),, setelah itu, langsung naik angkot menuju Saung Angklung Udjo, karena venue Tedx Bandung dilaksanakan disitu.

Sampai di Saung Angklung Udjo, suasana masih sepi, dan saat itu sudah ada speaker yang datang, yaitu Pandji Pragiwaksono, setelah registrasi, ane nyari sarapan dulu di sekitar Saung Angklung Udjo. Saat mau beli sarapan, ane lihat Speaker lainnya sudah datang, yaitu Sudjiwo Tedjo.

Akhirnya, Acara dimulai pukul 8.00, diawali presentasi sesi pertama, 3 pembicara di sesi pertama adalah Aria Widyanto, Anton Abdul Fatah dan Denny Darko. Aria mepresentasikan tentang konversi energi, presentasinya adalah buah karyanya yang memenangkannya dalam British Council 2011 E-Idea, keren lho! Setelah Aria, giliran Anton Abdul fatah yang mempresentasikan tentang Rehabilitasi lahan Pertanian Sindang Sari, yang rusak akibat pemanfaatan lahan pertanian oleh developer untuk membuat batu bata, Proyek yang digalakkan oleh Anton ini awalnya ditentang oleh warga sindang sari, hingga pada akhirnya mereka bisa menerima proyek ini perlahan-lahan. Anton Abdul Fatah, AsGar (asli Garut) adalah pemenang E-Idea British Council 2011 kategori Waste Management. Dia adalah salah seorang pegawai di KEMENKEU, Senin-Jum'at di Jakarta, week end pulang kampung ke Garut untuk menjalankan proyek rehabilitasi lahan pertanian di Sindang Sari. Presentasi sesi pertama ditutup oleh Denny Darko, seorang magician, salah satu peserta The Master, mengenalkan bagaimana cara kita berfikir yang benar, yaitu tidak hanya konsentrasi pada visualisasinya saja, namun juga pada suara, karena terkadang kita hanya konsentrasi pada apa yang kita ingin perhatikan saja, padahal disekitar kita, banyak sekali yang juga seharusnya kita perhatikan.

Sugesti membuat kita semakin kuat dari biasanya
Apa yg diproses indera kita? 55% Nonverbal Communication, 38% tone, 7% words. Jadi "kata-kata" itu tidak berarti banyak. - Denny Darko

Sesi pertama selesai, lalu peserta diberi waktu istirahat sejenak, dan diberi kesempatan untuk ngobrol dengan speakers di taman belakang Saung Angklung Udjo, kebetulan, pas ane ke taman belakang, ane lihat Pandji udah duduk di salah satu kursi, langsung aja ane samperin dan kita ngbrol-ngobrol di situ.

Break 1, ngobrol bareng Pandji Pragiwaksono

Obrolan ringan dan santai, penuh canda, tanya-tannya tentang Stand Up Comedy yang sedang digalakkan oleh Pandji.

Sesi kedua dimulai, kali ini presentasi diisi oleh 3 narasumber yang tidak kalah keren dari sesi pertama, yaitu Enda Nasution, Tendy Naim dan Eya Grimonia. Enda Nasution, sesuai dengan label yang sudah tersemat pada dirinya, Bapak Blogger Indonesia, jadi presentasinya tidak jauh dari Teknologi Internet. Bang Enda sudah mulai nge-Blog sejak tahun 2001, ketika ane sendiri baru pertama kali kenal yang namanya E-Mail. Bang Enda mempresentasikan tentang meningkatnya pengguna internet di Indonesia, peningkatan akun twitter dan facebook yang di Indonesia menjadikan posisi Indonesia masuk ke dalam 3 besar pengguna social media tersebut. Bahkan banyak sekali data yang dipresentasikan oleh Enda, dan diperkirakan 2014, dengan meningkatnya pengguna Internet di Indonesia, diperkirakan mencapai 140 juta orang, maka Indonesia seharusnya menjadi raksasa IT kelak. Menurut Enda, Internet adalah media yg mampu membentuk kelompok-kelompok sekaligus mengakomodasi percakapan.

   Twitter is something, blogging is another thing - Enda Nasution


Kenapa kita sangat aktif di Social Media? 1. Pertumbuhan ekonomi, 2. Iklim politik demokratis, dan 3. Budaya untuk membentuk komunitas - Enda Nasution

Selanjutnya Bang Tendi Naim mempresentasikan tentang pendidikan di Indonesia yang jauh sekali melenceng dari apa yang diajarkan oleh Ki Hajar Dewantara, ketika Bang Tendy menanyakan kepada audience tentang hal sepele, "Berapa kali kalian ke Museum?, Ada berapa Museum di Bandung?, DI Jakarta?",, hanya sedikit yang bisa menjawabnya. Bahkan ketika beliau diundang ke Manchester, beliau malah ditanya tentang Ki Hajar Dewantara oleh bule disana, awasome!! Ajaran Ki Hajar Dewantara justru dipakai dalam sistem pembelajaran di Inggris, dan kita justru semakin meninggalkan ajaran Ki Hajar Dewantara. Sepertinya harus segera berburu bukunya Ki Hajar Dewantara nich.
"Kuliah yang penting masuk dulu, tanpa tujuan akan bekerja apa nantinya, fenomena masa kini. problem yang dialami oleh guru di dunia pendidikan yaitu mengalami kesulitan menyampaikan informasi/pelajaran. Memberikan gaji tinggi kepada tenaga pendidikan : YES, tapi belum menjadi solusi pendidikan - Tendy Naim"

Sesi kedua ini ditutup oleh presentasi oleh violis muda berbakat, Eya Grimonia,16 tahun. Jujur, ane gk bisa nulis apa yang dipresentasikan oleh violis ini,, soalnya terpukau dengan penampilannya dan juga kecantikannya #eaaaaaa. Dalam sehari, selama 9 jam ia habiskan untuk melatih ketrampilan menggesek violinnya, ia memilih untuk home schooling.

Musik juga ada hubungannya dengan Fisika - Eya Grimonia

Break sesi kedua diberikan kepada peserta, selain untuk makan siang, juga kembali agar bisa lebih dekat dengan para speaker, dapat kesempatan lagi, kali ini ane punya kesempatan satu meja dengan Presiden Jancukers, Sudjiwo Tedjo

Lunch with President of Jancukers
Sambil makan siang, kita ngobrol banyak hal tentang Indonesia, menurut Sudjiwo Tedjo, ia kecewa dengan teman-teman pers, dimana event-event yang "sesuatu" seperti TEDx Bandung ini malah luput dari pemberitaan, rakyat justru sering dicekoki dengan berita-berita yang membuat kita semakin pesimis dengan masa depan Indonesia. Ditengah-tengah obrolan, ane ajak Mbah Tedjo untuk hadir di Maiyyah tanggal 17 Oktober minggu depan di kediaman Cak Nun di Bantul, dan beliau mengatakan "Aku sudah merencanakan tanggal 17 mau main ke rumah Cak Nun, nanti tolong di ingatkan di twitter ya...". semoga Mbah Tedjo bisa hadir di Maiyyah Mocopat Syafaat bulan ini.